Allegri Masih Ingin Perbaiki Pertahanan Juventus

Allegri Masih Ingin Perbaiki Pertahanan Juventus

FrugalSites – Manajer Juventus, Massimiliano Allegri menginginkan timnya agar segera memperbaiki baris pertahanan mereka meskipun pada laga terakhir Juventus menghadapi Chievo mereka berhasil meraih kemenangan dengan hasil telak 3 gol tanpa balas.

Seperti yang sudah diketahui, bertanding di Allianz Stadium, Juventus berhasil sukses meraih poin penuh dalam laga penting menghadapi Chievo dengan skor akhir 3 gol tanpa balas. Tiga gol Nyonya Tua dicetak oleh kedua pemain andalan mereka, Gonzalo Higuain, dan Paulo Dybala, dan 1 gol bunuh diri pemain Chievo, Perparim Hetemaj.

Kemenangan dalam laga kali ini membuat awal musim ini paling produktif untuk Juventus semenjak kampanye Serie A tahun 1981, dengan berhasil mencetak 10 gol dari 10 pertandingan yang sudah mereka lakoni. Akan tetapi menurut sang pelatih mereka masih harus berbenah, terlebih lagi pada sektor pertahanan agar untuk tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada tim lawan.

“Kami bermain dengan formasi 3 gelandang untuk pertama kalinya pada hari ini dan kami memiliki waktu untuk persiapan yang benar – benar minim, 1 hari karena semua pemain baru saja tiba kembali dari pertandingan internasional pada hari kamis,” ucapnya.

“Kami terlalu banyak membiarkan beberapa tembakan yang selalu pada sasaran, hal itu adalah sesuatu yang perlu kami benahi dari waktu ke waktu, tapi ini juga bagus untuk tidak kebobolan dari lawan,” sambungnya.

Pergantian sistem bermain pada laga kali ini juga diakui oleh Allegri dapat membuat para pemain tampil lebih baik, akan tetapi mereka meminta pada timnya agar saling bahu membahu dalam hal pertahanan.

“Dari pergantian sistem bermain kali ini membuat Miralem Pjanic seorang diri didepan pertahanan. Dan dia dapat melakukannya dengan baik memanfaatkan kesempatan dalam membaca umpan dan intersep lawan. Dalam hal bertahan, anda membutuhkan semua pemain untuk berusaha keras dan selalu memastikan tidak memberikan banyak peluang pada lawan untuk melakukan serangan,” tuturnya.

“Pada musim lalu kami telah kebobolan beberapa gol dan terlalu terbuka sehingga memberikan peluang bagi lawan untuk melakukan serangan hal itu tergantung dari seberapa keras usaha mereka menghadapi lawan yang sedang menguasai bola. Andai anda tidak kebobolan, maka Juventus akan lebih sering melakukan gol. Anda diharuskan dapat bekerja dengan baik dilini pertahanan dan juga penyerangan untuk meraih juara, jadi kami melakukan kesalahan secara pertahanan pada saat final Liga Champions menghadapi Real Madrid, dan karena itulah kami menelan kekalahan.” Tutupnya.